Profile

Join date: Oct 23, 2022

About
0 Like Received
0 Comment Received
0 Best Answer

Mitos Gunung Berapi

Banyak mitos berkembang di Tanah Air yang terjalin bersama gunung meletus. Kepercayaan ini merupakan anggota berasal dari kearifan lokal yang masih bertahan sampai sekarang. "Gunung meletus kerap diyakini berkaitan bersama dosa manusia, jin penunggu marah, sebetulnya udah waktunya atau takdirnya gak dapat ngapa-ngapain. Itu barangkali tidak benar satu kearifan lokal membuat pendekatan namun sains memiliki jawaban berbeda," kata ahli vulkanologi ITB Dr. Eng. Ir. Mirzam Abdurrachman, ST, MT didalam live Eureka! "Rahasia Gunung Api",

Ada sebagian perihal yang mengakibatkan gunung api meletus. Yang jelas, kata Mirzam, tersedia proses di mana dapur magma di perut gunung api terganggu.

Baca juga di beritague

"Proses di bawah dapur magma dapat dibayangkan layaknya akuarium udah full (produksi magma) lantas diisi air maka dia bakal erupsi itu proses yang terjadi didalam di bawah dapur magma," terang Mirzam.

Gunung menjadi memuntahkan berbagai material layaknya uap, karbon dioksida, belerang, dan juga gas beracun lainnya. Meningkatnya emisi gas dan gempa jadi penanda utama bahwa gunung bakal meletus.

2. Keluar abu dan uap panas Keluarnya abu dan uap air melalui lubang atau celah di gunung yang udah terbuka jadi proses setelah itu berasal dari gunung meletus. Pada letusan freatik misalnya, keluarnya abu dan uap panas terjadi ketika magma memanaskan permukaan atau air tanah yang dilepaskan melalui lubang dan celah baru.

3. Terbentuk kubah lava Tahap terakhir berasal dari erupsi gunung api yaitu pembentukan kubah lava yang terbentuk sebab magma yang mengalir di permukaan mengalami penurunan tekanan. Selain itu, suhu yang membeku menolong pembentukan suatu wujud layaknya kubah.

Lalu, ketika gunung api jadi lebih aktif, terjadilah serangkaian proses penumpukan kubah yang sesudah itu runtuh, dan mengakibatkan letusan kuat.

Sejumlah aspek eksternal termasuk dapat mengakibatkan gunung meletus. Misalnya tekanan angin, pasang surut air, sampai gempa Bumi.

Gunung meletus terbujuk tekanan angin, Mirzam memberi contoh ketika di Filipina dulu terjadi angin topan di kurang lebih gunung api.

"Ada perubahan tekanan, layaknya bisul atau jerawat yang udah masak dipijat, jadi tambah tekanan dapat meletus," kata Mirzam.

Contoh lainnya adalah Gunung Gamalama yang meletus sebab dampak pasang surut air. Ketika air pasang sementara Bulan purnama, naiknya air laut memberi beban pada gunung api.

"Ketika gunung api udah didalam situasi kritis, meski kenaikan air lautnya hanya satu meter, namun beban dikalikan volume maka bakal menekan gunung api yang tersedia di bawahnya," terangnya.

"Letusan gunung berkaitan bersama pergerakan magma, namun tersedia sebagian contoh penyebab kenapa gunung api meletus berasal dari aspek eksternal. Kira-kira aspek eksternal itulah yang jadi action trigger-nya," tutup Mirzam.

M

Mitos Gunung Berapi

More actions